Anggur Hijau: Sejarah dan Kandungan Nutrisi yang Membuatnya Populer


Anggur hijau telah menjadi buah yang sangat populer di Indonesia, baik sebagai camilan sehari-hari maupun dalam pembuatan minuman seperti jus anggur. Tapi tahukah Anda apa sebenarnya sejarah dan kandungan nutrisi di balik anggur hijau yang membuatnya begitu diminati?

Sejarah anggur hijau sendiri sudah sangat panjang. Menurut sejarah, anggur hijau pertama kali ditemukan di wilayah Timur Tengah dan Turki sekitar 6.000 hingga 8.000 tahun yang lalu. Anggur hijau kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk ke Indonesia. Di sini, anggur hijau tumbuh subur di daerah-daerah seperti Bali, Lombok, dan Jawa.

Menurut ahli gizi, anggur hijau mengandung berbagai nutrisi penting yang baik untuk kesehatan tubuh. “Anggur hijau kaya akan antioksidan, vitamin C, dan serat yang baik untuk sistem pencernaan,” ujar dr. Fitria, ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Selain itu, anggur hijau juga mengandung senyawa resveratrol yang dipercaya dapat melindungi jantung dan mencegah penyakit kronis. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Journal of Nutrition, senyawa resveratrol dalam anggur hijau memiliki efek antiinflamasi dan antikanker.

Tidak heran jika anggur hijau semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. “Anggur hijau merupakan salah satu buah favorit saya karena rasanya yang segar dan manis, serta kandungan nutrisinya yang bagus untuk kesehatan,” ujar Rini, seorang ibu rumah tangga.

Jadi, jangan ragu untuk menikmati anggur hijau sebagai bagian dari pola makan sehat Anda. Selain enak, anggur hijau juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda!